O melhor lado da orgasme

The human sexual response is a dynamic combination of cognitive, emotional, and physiological processes. Whilst the most common forms of sexual stimulation discussed are fantasy or physical stimulation of the genitals and other erogenous areas, sexual arousal may also be mediated through alternative routes such as visual, olfactory and auditory means.

The female orgasm tends to be driven by both physical and psychological arousal. Women can often experience simultaneous and multiple orgasms within a short period of time if stimulating activities continue.

Op til 20 procent af kvinder oplever, at por har et seksuelt problem, der generer dem. Do hyppigste problemer er:

Meski tidak mencapai orgasme, “memainkan” klitoris akan tetap meninggalkan kesan yang menyenangkan. Pasalnya, belasan ribu saraf sensoris pada klitoris akan membuat wanita sangat sensitif pada setiap rangsangan.

Orgasme bersifat euforia: Hal ini ditandai dengan munculnya perasaan bahagia, cenderung empati, dan meningkatkan keintiman. Euforia juga memiliki efek, seperti kesemutan atau mati rasa dan air mata mengalir.

Ada beberapa hal yang seseorang rasakan setelah mengalami klimaks. Kondisi ini biasanya tergantung pada respons tubuh setiap orang. Berikut tanda atau gejala ketika sudah mengalami orgasme:

Male anorgasmia can be a lifelong condition or one that happens after a period of regular sexual functioning. The condition can vibrador para mulher occur generally or in specific situations.

Cobalah untuk tidak menekan diri sendiri atau pasangan Anda untuk mencapai orgasme selama berhubungan seksual.

Jika istri Anda tidak juga mencapai orgasme saat berhubungan intim, cobalah untuk menstimulasi putingnya.

Sex toys have been used as a source of sexual stimulation for thousands of years. There have been dildos found from the Palaeolithic era,[10] made of siltstone and polished to a high gloss. Dildos were also made of camel dung and coated with resin.[11] Historians are uncertain whether these have been used for religious rituals or for personal pleasure. It is known that dildos were used for fertility rituals,[12] however. The ancient Greeks created their dildos from a carved penis covered in leather or animal intestines to create a more natural feel.

Vaginal orgasm: This is when an orgasm occurs vaginal stimulation. The American Psychological Association states that vaginal orgasms are related to the indirect stimulation of the clitoris during sex.

Dengan begitu, Anda dan pasangan dapat saling memuaskan dan meningkatkan rasa percaya diri. Hal ini juga memicu perasaan gembira sehingga memperkuat ikatan emosional.

Dibandingkan dengan penetrasi di vagina, rangsangan pada klitoris disebut lebih banyak membuat wanita klimaks. 

Pakai pelumas. Makin lama dirangsang, klitoris akan makin sensitif dan mungkin Anda pun sulit melanjutkan. Basahi jari atau alat bantu dengan pelumas, dan tekankan dengan pelan di area yang Anda rangsang. Terus senangkan diri Anda sendiri sampai mencapai orgasme.[7] X Teliti sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *